Menurutnya, persoalan tersebut menjadi tanggung jawab bersama untuk terus meningkatkan kualitas profesi jurnalistik. Ia menegaskan profesi wartawan tetap memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat.
“Nah, ini yang memang tugas kita bersama-sama. Tapi sebagai sebuah profesi ini sangat mulia dan sangat kita perlukan. Eksistensi PWI ini juga sangat penting, semua wartawan yang menyampaikan informasi mempunyai peran,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mendorong penguatan sinergi antara PWI dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, khususnya dalam meningkatkan literasi dan pendidikan di Indonesia.
Akhmad Munir menyampaikan apresiasi atas kunjungan Abdul Mu’ti ke PWI. Ia berharap pertemuan tersebut dapat menjadi awal penguatan kerja sama antara PWI dan Kemendikdasmen.
“Terima kasih sudah silaturahmi ke PWI. Diharapkan bisa sinergi,” kata Akhmad Munir.
Menurut Akhmad Munir, salah satu bentuk sinergi yang dapat dikembangkan adalah penguatan literasi dan kemampuan menulis, termasuk bagi para guru. Program tersebut diharapkan dapat dilakukan secara lebih luas dan menjangkau berbagai daerah di Indonesia.
“Literasi, menulis untuk guru bisa dilakukan untuk seluruh Indonesia,” ujarnya.
Akhmad Munir menilai PWI dan Kemendikdasmen memiliki peran yang dapat saling melengkapi dalam bidang pendidikan. Sebab, PWI sebagai organisasi profesi wartawan juga memiliki fungsi pendidikan.
“PWI juga tugasnya pendidikan. Dari 10 tugas, 9 poin tentang pendidikan,” ujarnya.
Selain mendorong literasi bagi guru dan masyarakat, Akhmad Munir mengatakan PWI juga terus menjalankan fungsi pendidikan bagi para wartawan melalui peningkatan kompetensi.
Saat ini, jumlah anggota PWI mencapai kurang lebih 40 ribu orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 20 ribu wartawan telah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Anggota PWI kurang lebih 40 ribu, sekitar 20 ribu sudah mengikuti UKW. UKW merupakan bagian pendidikan agar wartawan memiliki standar kompetensi,” kata Akhmad Munir.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir juga memberikan kenang-kenangan berupa Buku Profil Biografi Ketua Umum PWI Pusat berjudul _Langkah Sunyi Menuju Puncak_ kepada Menteri Abdul Mu’ti sebagai bentuk apresiasi dan penguatan sinergi. (*Red)


