Babak Kedua
Timnas Indonesia mengawali babak kedua dengan melakukan pergantian pemain. Shin Tae-yong menarik keluar Rafael Struic dan memasukkan Witan Sulaeman.
Keputusan itu cukup memberi dampak di menit-menit awal. Serangan Garuda lebih hidup, terutama di sisi kanan. Peluang sempat tercipta lewat tendangan Marselino Ferdinan pada menit ke-55, tetapi bola melambung tinggi di atas gawang.
Memasuki pertengahan babak kedua, Australia kembali bisa mengambil alih permainan. Di sisi lain, Timnas Indonesia mulai kembali bermain menunggu sambil sesekali melakukan serangan balik. Socceroos sempat mendapat peluang emas lewat tendangan Adam Taggart pada menit ke-67, namun Maarten Paes kembali mampu mengamankan bola.
Menjelang berakhirnya babak kedua, Shin Tae-yong tampak melakukan perubahan strategi. Pratama Arhan masuk menggantikan Marselino Ferdinan pada menit ke-79, disusul Wahyu Prasetyo yang menggantikan Sandy Walsh. Pelatih asal Korea Selatan tampak ingin memperkuat lini belakang dengan memasukkan beberapa pemain bertipikal bertahan.
Strategi ini terbukti cukup berhasil membuat Socceroos kesulitan menembus pertahanan Skuad Garuda, namun kondisi tersebut menjadikan upaya transisi Pasukan Merah Putih agak tersendat sehingga momentumnya hilang. Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tercipta dan skor 0-0 bertahan. (*Red)
Susunan pemain
Indonesia: Maarten Paes, Calvin Verdonk, Jay Idzes, Rizky Ridho, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Ivar Jenner, Sandy Walsh, Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen, Rafael Struick
Australia: Mat Ryan, Alessandro Circati, Aziz Behich, Harry Souttar, Cameron Burgess, Jackson Irvine, Keanu Baccus, Cragi Goodwin, Samuel Silvera, Mitchell Duke, Nestory Irankunda.






