CAHAYASIANG.ID, BITUNG – Caleg DPRD Provinsi Sulut nomor urut 2 dari Partai Golkar, Andhika Yahya Santiago Baramuli LLB(Hon’s) MSc menyoroti bantuan sosial pemerintah pusat di Kota Bitung yang tidak merata.
Hal ini didapatinya saat dirinya menggelar kampanye dialogis dari rumah ke rumah dengan warga Kota Bitung.
“Bung Andhika…tolong lia akang bantuan dari pemerintah pusat, karna kami di sini ada yg belum menerima, sementara yang lain sudah terima. Padahal kita sama-sama terdaftar,” kata Andhika mengutip keluhan salah satu warga Kota Bitung yang ditemuinya saat dirinya blusukan ke lorong-lorong, Kamis, (07/02/2024).

Andhika-pun mengaku merasa trenyuh mendengar suara hati ibu ibu yang sebagian adalah lansia saat dirinya blusukan di lorong- lorong tempat tinggal warga Kota Bitung.
Menurut Andhika, seperti diketahui, bantuan sosial, adalah bantuan berupa uang, barang, atau jasa kepada seseorang, keluarga, kelompok atau masyarakat miskin, yang tiidak mampu atau rentan terhadap risiko sosial. Pemerintahan Jokowi, menyiapkan anggaran perlindungan sosial yang didalamnya terdapat, Kartu Indonesia Sehat(KIS), Kartu Indonesia Pintar(KIP), KIP Kuliah, Program Keluarga Harapan(PKH), Kartu Sembako serta perlindungan kepada lansia, penyandang disabilitas dan kelompok-kelompok rentan lainnya.

“Tantangan terbesar dalam implementasi program pemerintah pusat yang baik ini acapkali kurang tepat sasaran atau targeting error. Mengantisipasi hal ini, diperlukan adanya percepatan pembenahan pemutakhiran data dari desa dan kelurahan, tingkat daerah sampai ke tingkat pusat,” tukas Andhika didampingi ibunda tercinta Aryanthi Baramuli Putri.

Lanjut dikatakannya, masyarakat, utamanya yang kurang mampu dan memenuhi kriteria program pemerintah harus diberikan, sehingga program unggulan pemerintah Presiden RI Jokowi ini bisa tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh yang berhak menerima.
“Mereka harus di lindungi ‘protect the poor, oleh negara,” kunci lulusan Universitas London Inggris Jurusan Hukum.
Diketahui, beberapa hari terakhir, Andhika menggelar kampanye dialogis di dampingi Ibunda terkasih Aryanthi Baramuli Putri(ABP), ABP sendiri merupakan mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah(DPD) Sulut dua periode, 2004-2009 dan 2009-2014.
Andhika sendiri adalah Alumnus University, Aberystwyth, Ceredigion, Inggris Raya pada 2010-2013 dengan gelar Masters of Science in Management Imperial College London, Inggris 2014-2015. (Rubby Worek)






