
CAHAYASIANG.ID, MITRA – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terus memperkuat fondasi fiskal daerah melalui optimalisasi digitalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kehadiran jajaran Pemkab Mitra dalam High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang digelar di Hotel Sentra Manado, Selasa (20/10/2026).
Hadir dalam kegiatan ini mewakili Bupati Minahasa Tenggara, Ronald Kandoli yakni Sekretaris Daerah David H. Lalandos, AP., MM., didampingi Kepala BPKPD Mitra Halens Ryanlie Ole, S.E., M.S.A., Ak.
HLM yang mengusung tema “Membangun Fondasi Fiskal Daerah yang Kuat melalui Optimalisasi Digitalisasi Pendapatan Asli Daerah” itu dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay.
Menurut Wagub, Pertemuan ini membahas Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait layanan elektronik pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Opsen PKB, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Opsen BBNKB, serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan dan Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.
Pemkab Mitra bersama kabupaten/kota se-Sulut membahas strategi penguatan penerimaan daerah lewat Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Digitalisasi menjadi kunci untuk meningkatkan efektivitas pemungutan pajak dan retribusi daerah. Dengan sistem pembayaran digital, wajib pajak akan lebih mudah membayar, pencatatan keuangan lebih tertib, dan setiap penerimaan dipastikan masuk ke kas daerah secara transparan.
Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas perluasan kanal pembayaran digital, integrasi layanan melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), serta penguatan kerja sama dengan Bank Indonesia dan perbankan daerah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mampu meningkatkan PAD Kabupaten Mitra secara berkelanjutan, sehingga kapasitas fiskal pemerintah daerah semakin kuat dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik bagi masyarakat. (*L)


