(CAHAYA SIANG.ID) MINUT – Pemerhati Pemerintahan sekaligus Aktivis Minut Wiliam Luntungan angkat bicara terkait Asesmen Sekretaris Daerah yang sedang bergulir saat ini. Ditemui di kantor bupati Jumat, (28/10/2022) Luntungan menyoroti empat calon Sekda yang sedang mengikuti proses asesmen. Mereka adalah, Hanny Tambani yang saat ini menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Jossy Kawengian Sekertaris Dewan Minut, Arnoldus Wolajan Kepala Dinas Sosial dan PMD Minut dan Novly Wowiling Kadis Pertanian Pemprov Sulut.

Menurut Luntungan, jabatan Sekda adalah jabatan strategis yang menyangkut verifikasi akhir berkas dokumen kegiatan pembangunan di Minut. Olehnya jabatan ini harus diisi oleh orang yang benar-benar mengenal dan mengerti karakter pemerintahan di Minut. Hal ini hanya terdapat pada tiga birokrat Hanny Tambani (Hantam) Arnolus Wolaja (D’Wo) Yossi “Tentara Korea” Kawengian yang merupakan pejabat tinggi pratama(PTP) di Minut. Mereka benar benar telah mengenal karakter pemerintahan di Minut sehingga tidak perlu lagi beradaptasi.
“Jabatan Sekda harus dijabat orang yang mengerti kondisi Minut, pembangunan di Bumi Tonsea sangat dinamis sehingga diperlukan pejabat yang benar-benar mengenal karakter daerah ini,” tukas Luntungan.

Dirinya mengaku percaya Asesmen Sekda yang sedang berjalan ini tidak menjadi “jabatan politik” ataupun “titipan” dari Pemprov.
“Dua kali jabatan Sekda Minut yang terakhir dijabat oleh Ir Sandra Miniaga dan Ir Jemmy Kuhu yang notabene merupakan pejabat dari Pemprov Sulut. Hal ini tidak boleh lagi terjadi, sebab ketiga pejabat Minut peserta seleksi Sekda ini sangat mumpuni dan memiliki pengalaman memimpin OPD di Minut,” tandas Wiliam Luntungan seraya berharap Pansel Asesment bekerja objektif tanpa ada interfensi dari pihak manapun. (Rub)






