CAHAYASIANG.ID Sangihe – Arus mudik rute Tahuna–Manado maupun sebaliknya, Manado–Tahuna, terpantau masih belum signifikan hingga Kamis (18/12/2025). Kondisi ini terlihat dari aktivitas penumpang di Pelabuhan Nusantara Tahuna yang masih relatif normal.
Pelaksana Tugas (Plt) Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Tahuna, Meifriet Palenewen, kepada media menyampaikan bahwa berdasarkan pantauan di lapangan, peningkatan jumlah penumpang baru berada di kisaran 7 hingga 10 persen dari kondisi normal.
“Untuk saat ini arus penumpang masih rendah. Kami memperkirakan lonjakan penumpang baru akan terjadi setelah tanggal 21 Desember, baik untuk penumpang yang datang maupun yang berangkat,” ujar Palenewen.
Ia menegaskan bahwa seluruh penumpang kapal wajib tercatat dalam manifest, sebagai bagian dari prosedur keselamatan dan pengawasan pelayaran. Menurutnya, pencatatan manifest menjadi hal yang tidak bisa ditawar, terutama menjelang masa mudik Natal dan Tahun Baru.
“Tidak boleh ada penumpang yang tidak terdata. Semua harus sesuai manifest demi keselamatan bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Palenewen juga mengingatkan bahwa keselamatan penumpang merupakan prioritas utama dalam setiap pelayaran. Ia mengimbau agar seluruh penumpang mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh otoritas pelabuhan dan pihak kapal.
“Kami berharap penumpang mematuhi aturan pelayaran demi keselamatan. Misalnya tidak memaksakan diri naik kapal jika kapasitas sudah penuh, mengikuti arahan petugas, serta menggunakan fasilitas keselamatan yang tersedia di atas kapal,” tambahnya.
Pihak KUPP Tahuna, kata Palenewen, terus melakukan koordinasi dengan operator kapal dan instansi terkait untuk memastikan kelancaran serta keamanan arus mudik menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. (*Anto)





