• Advertorial
  • Editorial
  • Opini
  • Wartawan Ba Carita
Wednesday, 22 April 2026
  • Login
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
Cahaya Siang
Advertisement
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
cahayasiang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Sulut
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
  • Olahraga
  • Hiburan

Beranda » Apresiasi INFID, Moeldoko : HAM Menjadi Salah Satu Instrumen Dalam Pembangunan

Apresiasi INFID, Moeldoko : HAM Menjadi Salah Satu Instrumen Dalam Pembangunan

15/06/2023
in Nasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Saat menemui perwakilan pengurus baru International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), Rabu (14/6/2023), di Gedung Bina Graha, Jakarta, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan akan apresiasi INFID yang menjadi organisasi kritis tapi didasari dengan data yang konkret.

Moeldoko ketika menemui perwakilan pengurus baru International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), Rabu (14/6/2023). Foto: KSP

“Sebaliknya, kita yang ada di kekuasaan juga tidak boleh menggunakan kewenangan semena-mena, harus tetap berpedoman pada prinsip HAM,” kata Panglima TNI 2013-2015 tersebut.

Ia kemudian menegaskan, komitmennya untuk memberikan dukungan penuh terhadap program-program pemajuan hak asasi manusia (HAM).

“Baik yang dilakukan oleh perseorangan maupun kelembagaan melalui organisasi masyarakat sipil di Indonesia,” sambung Dirinya.

Sementara itu, Moeldoko memberikan apresiasinya, terhadap kerja-kerja organisasi masyarakat yang terus membangun kesadaran terkait pentingnya HAM, salah satunya International NGO Forum on Indonesian Development (INFID).

Dia juga mengapresiasi, penyelenggaraan Festival HAM yang secara kolaboratif diselenggarakan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Komnas HAM RI), INFID dan Kantor Staf Presiden (KSP).

“Saya senang program Festival HAM berjalan dengan baik. Yang lebih senang lagi, permintaan makin banyak dari daerah. Ini indikasi bahwa ada kesadaran yang kuat dari pemda, bahwa HAM menjadi salah satu instrumen dalam pembangunan daerahnya,” ujar dia.

MOELDOKO TEKANKAN PENTINGNYA PENGHORMATAN HAM KEPADA PRAJURIT

“Saya mengajarkan kepada para prajurit untuk bertempur dengan baik dan benar, yakni harus menghormati HAM. Kalau sedang melakukan serbuan, misalnya, tapi kita melihat anak kecil atau warga sipil non combatant, maka prajurit sudah terlatih untuk tidak asal menembak,” jelasnya.

Menurut Moeldoko, Indonesia mampu melakukan pergeseran dari sentralistik ke demokrasi dengan lancar, karena ada kesadaran kuat dari tentara nasionalnya dengan sukarela.

“Melepas semua struktur dan persoalan politik praktis terdahulu, memperbaiki doktrin, membenahi budaya. Oleh karenanya, TNI justru mengawal demokrasi dengan baik,” beber Moeldoko.

DIREKTUR EKSEKUTIF INFID: SAYA BERHARAP ADA PERHATIAN DARI PEMERINTAH

Direktur Eksekutif INFID, Iwan Misthohizzaman menuturkan, Dana Abadi untuk organisasi masyarakat sipil ini satu hal yang masih menjadi atensi banyak lembaga.

Sehingga, Ia menambahkan, CSO di Indonesia perlu dipikirkan daya hidupnya apalagi dengan situasi COVID-19 beberapa tahun terakhir.

“Ada pelemahan masif dan struktural sehingga daya kerja dan terjangkau butuh atensi, sehingga bisa menjadi wajar dan berimbang. Jadi saya berharap ada perhatian dari pemerintah,” harapnya.

Seperti diketahui, INFID memiliki anggota dan jaringan yang luas di Indonesia, dengan keanggotaan terdiri dari 76 organisasi masyarakat dan 2 anggota perorangan. (Dego*)

Post Views: 2,863
Bagikan ini :
Previous Post

Hebat, AARS Terima Sertifikat Penghargaan Eliminasi Malaria dari Kementerian RI di IKN Kaltim

Next Post

Breaking News, MK Tolak Sistem Proporsional Tertutup, Simak Penjelasan Ketua MK

Next Post

Breaking News, MK Tolak Sistem Proporsional Tertutup, Simak Penjelasan Ketua MK

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ADVERTISEMENT

Alamat Kantor :

Jl. Politeknik, Kelurahan Kairagi II,
Kecamatan Mapanget, Kota Manado,
Sulawesi Utara

No. Telp :
(0431) 7246837 (Kantor)
0882022399555 (Mobile)

  • About Us
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In