CAHAYASIANG.ID, MINUT – Sejak Pemkab Minut yang dipimpin Bupati Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P, M.M, M.Si dan Wakil Bupati Kevin Wiliam Lotulung SH, MH melakukan Launching gerakan ASN menanam dengan tag line ‘Maimo Tumanem’ Senin, (26/02/2024) yang lalu.

Sejumlah OPD Pemkab Minut berlomba membuka lahan dan melakukan penanaman beberapa komoditi berupa cabai, tomat dan rempah-rempah.
Salah satunya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Minut di bawah pimpinan Kepala Dinas Dra. Femmy Pangkerego ME M.Pd yang menggelar kegiatan berkebun yakni penanaman cabai, dan tomat.
“Kegiatan berkebun ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Minut Joune Ganda guna pengendalian inflasi dan antisipasi ketersediaan pasokan bahan pangan di Kabupaten Minahasa Utara. Bibit yang kami gunakan adalah pemberian Ketua Tim Penggerak PKK Rizya Ganda Davega,” tukas Pangkerego Jumat, (15/03/2024).

Lanjut dikatakannya, gerakan ASN menanam ini merupakan salah satu upaya Bupati dan Wakil Bupati JGKWL dalam mengantisipasi ketahanan pangan dan memperlambat laju inflasi di tahun 2024. Disparbud berkebun ini mengambil lokasi di depan Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dan melibatkan seluruh ASN dan THL yang ada.
“Gerakan ‘Maimo Tumanem’ ini juga kami sosialisasikan ke seluruh masyarakat dimana ini merupakan etos kerja sekaligus kearifan lokal warga Tonsea sejak dahulu kala yang bertujuan membentuk ketahanan pangan di Minut. Bupati Joune Ganda-pun melalui instansi-instansi yang ada khususnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan lahan untuk berkebun,” imbuh Pangkerego.
Sementara itu, saat apel sore, Pangkerego-pun mengingatkan jajarannya untuk tetap konsisten mendukung program JGKWL ‘Maimo Tumanem’ ini.

“Saya berharap semua jajaran dinas, baik ASN maupun THL yang ada untuk terus secara konsisten memdukung program ini karena ASN Minut harus menjadi teladan sehingga masyarakat akan teredukasi dan terinspirasi untuk menanam karena kegiatan ini dapat mengurangi pengeluaran harian dalam keluarga sekaligus dapat meningkatkan ekonomi keluarga,” tutup Pangkerego. (Rubby Worek)






