
CAHAYASIANG.ID // Gorontalo – Terkait sejumlah pekerjaan terindikasi sudah dibayarkan 100% tapi progres pelaksanaan diduga belum dikerjakan 100%, LSM minta Aparat Penegak Hukum (APH) seriusi hal ini.
Ketual LSM KIBAR Gorontalo melalu Hengki Maliki selaku Ketua angkat bicara mengenai persoalan ini.
“PT. Farel Anugerah Mandiri adalah satu dugaan pelaksana pekerjaan Peningkatan Jalan SP.3 Tuladenggi – SP. Tenggela Batas Kota, yang sudah dibayarkan 100% tapi diduga kuat pelaksanaan belum selesai dikerjakan, berdasarkan sumber terpercaya bahwa ada indikasi sejumlah pekerjaan di kabupaten gorontalo bersumber dana pinjaman PEN sudah dibayarkan sepenuhnya, tapi pelaksanaan belum 100% dikerjakan, ironisnya pihak Konsultan pengawas diduga ikut secara bersama-sama dalam dugaan pemalsuan progres pekerjaan hingga dibayarkan 100%” ujar Hengki Maliki.
Lanjut Hengki, ia meminta APH menyikapi serius masalah ini.
“Jajaran Polda Gorontalo, dan Kejaksaan tinggi atau Kejaksaan negeri dapat menseriusi informasi yang berkembang saat ini, terkait dugaan ada sejumlah perusahaan yang sudah dibayarkan 100%, tapi progres lapangan belum seleaai atau belum 100%, jangan sampai dugaan ini benar, maka akan sangat merugikan daerah, selain pelaksana, kami meminta pihak konsultan juga diperiksa jika kemudian informasi ini benar” tegas hengki yang di temui di salah satu warkop Kota gorontalo, senin (06/01/23).
Hingga berita ini di turunkan sejumlah pihak terkait belum bisa di temui. (*Tim)





