CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Ditemukannya Seorang Wanita Cantik yang diduga melakukan perbuatan Nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, menghebohkan warga Sangihe.

Pasalnya, korban berinisial MYR (26) warga Kampung Kalurae Kecamatan Tabukan Utara ini ditemukan sudah tidak bernyawa dan tergantung dengan lilitan kain Seprei pada lehernya di Ruko Kontrakan milik Vonny Karem Liem tepatnya di kelurahan Sawang Bendar Kecamatan Tahuna sekira pukul 13:30, Sabtu (25/11/2023).
Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum menyebutkan, bahwa dari keterangan saksi, Jendri Bakar (26) yang notabene adalah pacar dari MYR (Korban,red) menerangkan, jika pada Hari Jumat tanggal 24 November 2023 sekira pukul 23.00 Wita, Dirinya bersama korban pergi ke Festival Sangihe Talent Show yang bertempat di Pelabuhan Tua (Peltu) Kelurahan Sawang Bendar, Kecamatan Tahuna.
Kemudian, Jendri (Pacar Korban,red) membujuk korban dan kemudian dirinya pun pulang ke Kampung kuma I Kecamatan Tabukan Tengah.
Selanjutnya sekira pukul 13.00 wita, Jendri bersama Ayah korban Hendrik Rodingan (50), menuju Ruko Kontrakan Korban dengan menggunakan kendaraan roda dua dan sesampai di ruko ditemukan pintu dalam keadaan terkunci dan Jendri berusaha berteriak dan mendobrak pintu namun tidak ada respon kemudian Jendri sebagai saksi memasuki Ruko melalui Toko samping kiri dan naik lewat lantai dua untuk mencari korban.
Selanjutnya Jendri mendapati korban dalam keadaan tergantung di atas tangga dengan menggunakan kain kasur atau Seprei, namun sangat disayangkan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dan melaporkan hal tersebut kepada Ayah korban.
Menurut keterangan Hendrik Rodingan (Ayah Korban,red), pada hari Sabtu 25 November 2023, sekira pukul 09.30 Wita, Dirinya mendatangi Ruko untuk mengambil pesanan buket bunga dan didapati pintu Ruko terkunci seraya memanggil – manggil korban, namun tidak ada jawaban dan menunggu di luar ruko.
Karena merasa telah lama menunggu dan anaknya tidak keluar, Dirinya sudah merasa khawatir selanjutnya Ayah korban pergi ke Kampung kuma I untuk mencari pacar korban dan berhasil bertemu, sesudah itu berboncengan menuju ke Ruko dimana korban tinggal.
Sesampai di ruko tersebut, pintu ruko masih dalam keadaan terkunci kemudian pacar korban menaiki toko milik Ci RENI dan tidak lama kemudian Jendri mengatakan “Wawu so nyanda” kemudian saksi meminta bantuan ke tetangga dan setelah itu dokter Christi Motto selaku dokter Puskesmas Kolongan Mitung Kecamatan Tahuna Barat yang tinggal di depan TKP melakukan pemeriksaan dan menyatakan Korban sudah Meninggal Dunia.
Sementara, Pihak Kepolisian Resort Tahuna (Polres) Sangihe membenarkan adanya kejadian tersebut, dan masih dalam proses penyelidikan.(*Anto)






