
CAHAYASIANG.ID, Minahasa – Pasca gempa bumi yang dirasakan di wilayah Kabupaten Minahasa dan sekitarnya, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tondano bergerak cepat melakukan langkah antisipatif.
Pelaksana Harian (Plh.) Kalapas Tondano, Joutje Evert Sinaulan, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Danres Siburian, langsung melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi bangunan serta memastikan keamanan dan keselamatan seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Pengecekan dilakukan di seluruh area Lapas, meliputi blok hunian, area perkantoran, pos jaga, tembok pengamanan, dan fasilitas penunjang lainnya guna memastikan tidak terdapat kerusakan yang berpotensi membahayakan petugas maupun warga binaan.
“Keselamatan petugas dan warga binaan merupakan prioritas utama. Puji syukur, hasil pengecekan menunjukkan seluruh WBP dan petugas berada dalam kondisi aman serta tidak ditemukan kerusakan yang signifikan pada bangunan Lapas,” ujar Joutje.
Ka. KPLP Danres Siburian menambahkan bahwa jajaran pengamanan tetap meningkatkan kewaspadaan dan terus melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gempa susulan.
Respons cepat ini merupakan bentuk komitmen Lapas Kelas IIB Tondano dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban, sehingga seluruh kegiatan pembinaan dan pelayanan pemasyarakatan tetap dapat berjalan dengan baik. (*/ak)



