
CAHAYASIANG.ID, MANADO — Politeknik Negeri Manado (Polimdo) menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Gelombang I Program Diploma III dan Sarjana Terapan Tahun Akademik 2025/2026, Kamis (20/8/2026), di Auditorium Prof. Ruddy Tenda Politeknik Negeri Manado.
Sebanyak 275 wisudawan dan wisudawati mengikuti prosesi wisuda yang menjadi puncak perjalanan akademik sekaligus awal bagi para lulusan untuk memasuki dunia kerja, dunia usaha, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Sidang terbuka tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Ir. Reinhard Wariki, Kadis Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling. Turut hadir jajaran pimpinan Polimdo, Ketua Senat beserta anggota senat, para dosen dan tenaga kependidikan, alumni, pejabat TNI/Polri, orang tua dan wali wisudawan, serta insan media.
Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Utara yang dibacakan Ir. Reinhard Wariki, pemerintah provinsi menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan.
“Keberhasilan yang saudara raih saat ini adalah bukti nyata dari komitmen, ketekunan, pengorbanan dan kerja keras dalam menuntut ilmu,” demikian pesan Gubernur.
Pemprov Sulut juga memberikan apresiasi kepada Direktur beserta seluruh sivitas akademika Polimdo yang dinilai telah berkomitmen membentuk mahasiswa menjadi sumber daya manusia yang terampil, berkarakter dan memiliki daya saing.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para orang tua dan keluarga yang selama ini memberikan doa, dukungan moral, biaya pendidikan serta pengorbanan hingga anak-anak mereka dapat menyelesaikan pendidikan.
Lulusan Diminta Siap Hadapi Era Disrupsi dan AI
Momentum wisuda kali ini juga dikaitkan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Menurut Pemprov Sulut, semangat kemerdekaan di era modern tidak hanya berbicara mengenai kekayaan sumber daya alam, tetapi juga menyangkut kemandirian, penguasaan teknologi dan kualitas sumber daya manusia.
Para lulusan diingatkan bahwa dunia kerja saat ini berada dalam era perubahan yang sangat cepat, ditandai perkembangan teknologi digital, otomatisasi hingga penerapan artificial intelligence (AI).
Karena itu, lulusan Polimdo diminta terus mengembangkan kemampuan dan membangun semangat belajar sepanjang hayat atau lifelong learning.
“Sehebat apa pun teknologi, ia hanyalah alat penunjang. Penentu arah masa depan tetap manusia,” menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan dalam sambutan tersebut.
Para lulusan juga diingatkan agar kemampuan teknis (hard skill) berjalan seimbang dengan soft skill, etika dan integritas. Keahlian tanpa etika dinilai dapat menjadi sesuatu yang destruktif, sementara keahlian yang dibingkai karakter kuat akan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Lulusan Polimdo Didorong Jadi Pelaku Pembangunan
Gelar akademik yang kini melekat pada para wisudawan disebut sebagai amanah moral sekaligus tanggung jawab profesional kepada masyarakat.
Lulusan Polimdo diharapkan tidak hanya menjadi tenaga kerja profesional, tetapi juga mampu menjadi wirausahawan, penggerak ekonomi dan pencipta lapangan kerja baru.
Hal tersebut dinilai sejalan dengan arah pembangunan Sulawesi...


