• Advertorial
  • Editorial
  • Opini
  • Wartawan Ba Carita
Tuesday, 10 February 2026
  • Login
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
Cahaya Siang
Advertisement
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
cahayasiang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Sulut
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
  • Olahraga
  • Hiburan

Beranda » Pria Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun, Diduga Sakit dan Hidup Menyendiri

Pria Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun, Diduga Sakit dan Hidup Menyendiri

08/02/2026
in Sangihe
0
Share on FacebookShare on Twitter

CAHAYASIANG.ID, Ssngihe — Warga Kampung Basauh, Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dikejutkan dengan penemuan sesosok tubuh pria lanjut usia di sebuah kebun pada Sabtu (7/2/2026) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan tubuh sudah tidak utuh dan membusuk.

Korban diketahui bernama Andrius Mandake (69), warga Kampung Basauh Lindongan II. Jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang warga, Perikson Daraeng (33), sekitar pukul 09.30 WITA di kebun Bariri, lokasi tempat korban biasa tinggal seorang diri.

Menurut keterangan saksi, Perikson awalnya berangkat ke kebun sekitar pukul 08.00 WITA. Setelah berada di lokasi, ia memutuskan untuk menemui Alaida Mandake, kakak kandung korban. Saat melintas di dekat gubuk tempat tinggal korban, saksi sempat memanggil korban sebanyak tiga kali, namun tidak mendapat jawaban. Karena curiga, saksi kemudian mendekati gubuk dan mendapati korban sudah tergeletak tak bernyawa dalam kondisi membusuk dan dikerumuni lalat.

Mengetahui hal tersebut, saksi segera menuju rumah Alaida Mandake untuk menyampaikan kabar duka tersebut, kemudian melaporkan kejadian penemuan jenazah kepada Kapitalaung Kampung Basauh, Marhein Tedi Tahulending.

Alaida Mandake menjelaskan bahwa korban merupakan adik kandungnya dan telah puluhan tahun memilih tinggal sendiri di gubuk kebun. Korban tidak memiliki istri maupun anak, dikenal tertutup, serta enggan hidup berdekatan dengan warga lainnya. Terakhir kali saksi melihat korban sekitar tiga minggu sebelumnya, saat korban datang ke rumahnya untuk meminta sayur.

Kapitalaung Kampung Basauh, Marhein Tedi Tahulending, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pemerintah kampung sebenarnya sudah beberapa kali menawarkan agar korban tinggal di perkampungan dan akan dibangunkan rumah. Namun, korban selalu menolak dan memilih tetap hidup menyendiri di kebun.

Petugas medis dari Puskesmas Pintareng, Harpin Sipi, Amd.Kep, bersama Daniel Lahopang, Amd.Kep, yang melakukan pemeriksaan terhadap jenazah menyatakan bahwa korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar sembilan hari sebelum ditemukan. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban langsung dimakamkan di kebun tempat korban tinggal, sekitar 30 meter dari gubuknya. Ibadah pemakaman dipimpin oleh Pnt. Karlos Samalang, selaku Ketua Jemaat KGMPI Kampung Basauh.

Sementara itu, pihak Polsek Tabukan Selatan yang tiba di lokasi turut melakukan evakuasi, membantu proses pemakaman, serta membuat berita acara kejadian. Pihak keluarga korban menyatakan menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah.

Kematian korban diperkirakan disebabkan oleh faktor sakit, mengingat usia korban yang sudah lanjut serta kondisi hidup seorang diri di kebun dalam waktu lama.
Kalau mau versi lebih singkat, gaya hard news, atau disesuaikan untuk media online tertentu, tinggal bilang saja. (*Anto)

Post Views: 1,224
Bagikan ini :
Previous Post

Diganti Diam-diam Saat Sakit, Sekdes Tateli Dua Diberhentikan Sepihak, Diduga Langgar UU Desa

Next Post

Warga Desak BADAN PEKERJA Usut Dugaan Penyelewengan Anggaran ATK SD GMIM Tawaang

Next Post

Warga Desak BADAN PEKERJA Usut Dugaan Penyelewengan Anggaran ATK SD GMIM Tawaang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ADVERTISEMENT

Alamat Kantor :

Jl. Politeknik, Kelurahan Kairagi II,
Kecamatan Mapanget, Kota Manado,
Sulawesi Utara

No. Telp :
(0431) 7246837 (Kantor)
0882022399555 (Mobile)

  • About Us
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In